Sabtu, 14 Juni 2025 — aula Assu'adaa dipenuhi keluarga, guru, dan siswa. Hari itu berbeda dari hari-hari biasa: 47 nama dipanggil satu per satu untuk menerima syahadah tahfidz.
Dari 47 wisudawan, 12 di antaranya berasal dari SMPIT kelas 9 yang berhasil menambah hafalan di tengah persiapan ujian nasional. Sebuah pencapaian yang, bagi banyak orang tua, jauh lebih berharga dari nilai akademik mana pun.
"Anak saya mulai dari Iqra 1 waktu kelas 1 SD. Hari ini dia naik panggung dengan hafalan 5 juz," kata seorang ibu sambil mengusap air mata.
Kepala Sekolah, Ustaz Fadhil, mengingatkan bahwa wisuda bukan titik akhir. "Ini titik awal. Hafalan yang dijaga seumur hidup — itu yang kita doakan."

